Aku, Penjual Pentol, Bengkel, dan Indomaret

Hari ini aku berjalan menuju Palangkaraya hanya sekedar untuk melepaskan penat ku. Kesuntukan, kejenuhan dalam berkerja. Seperti berada di bawah tekanan yang besar karena untuk pertamakalinya aku kalang kabut menyiapkan delevery. Keadaan di mana pengiriman kejar-kejaran. Masalah cinta, mungkin ada masalah. Ku harap semuanya baik-baik saja.
Aku menuju Palangkaraya, perjalanan baru sesaat akan masuk ke Pulang Pisau. Motor mengalami kendala, Pan Ball metic ini putus. Di pinggir jalan yang sepi ditengah hutan, jaringan Baca lebih lanjut

Iklan

Biarkan Matahari Ku Terbit dari Senyuman

Gambar terkait

Gambar hanya ilustrasi

Gilang bersama teman-temannya malam itu bergegas menuju sebuah perbukitan. Menikmati indahnya malam melalui sebuah perjalanan yang lelah dan menyenangkan di sebuah perbukitan di Taman Hutan Raya Sultan Adam yang berada di Riam Kanan Kab. Banjar. Mereka berangkat dengan 8 personil, 3 di antaranya adalah wanita. Mereka mendakit Patra Bulu yang menjadi puncak tertinggi yang menjadi banyak wisata perbukitan atau camping di area yang cukup luas ini.

Setelah mendirikan tenda, mereka menyilakan ketiga wanita itu untuk tidur dan beristirahat. Sementara mereka akan menyalakan api sambil mengobrol, seraya menikmati pagi sambil menanti kabut. Suasana menjadi sangat dingin, nyamuk begitu banyak sehingga beberapa di antara mereka mulai merapatkan kantung tidurnya. Gilang masih terjaga memandang lepas kearah kota Banjarbaru yang nampak berkelap-kelip dengan indahnya. Baca lebih lanjut

Masuknya Perbankan di Indonesia

Museum Bank Indonesia

Lembaga perbankan yang pertama masuk ke Indonesia adalah VOC. Pada dasarnya VOC bukanlah sebuah kongsi dagang semata. Kemampuan untuk menyalurkan modal pinjaman serta memiliki pasukan sendiri membuat VOC bak sebuah negara didalam negara Belanda. VOC banyak bergerak dibidang pembiayaan perkebunan. Namun semakin korupnya lembaga ini dari hari ke hari membuat VOC bangkrut. Indonesia memasuki memasuki fase berikutnya dimana pemerintahan sipil dilakukan oleh pemerintah Belanda yang kita kenal dengan Pemerintah Hindia Belanda yang dipimpin oleh seorang Gubernur Jendral.

Jika sebelumnya Indonesia berada dibawah sebuah kongsi dagang, sekarang Indonesia berada dibawah sebuah pemerintah Belanda yang tetap mempertahankan tujuan utamanya yaitu melakukan kolonialisme serta imperialisme di Indonesia. Pengambil alihan peranan VOC dilakukan secara langsung berdampak pada sektor perbankan yang semakin berkembang di Nusantara. Ini pula yang kemudian menandai awal dari sistem mekanisme pasar, memulai kebijakan tanam paksa, serta dibukanya keran modal swasta untuk masuk kedalam. Baca lebih lanjut

Sejarah Bank Syariah di Indonesia

Pembiayaan dalam Islam dilakukan melalui akad yang sesuai dengan Syariah. Praktik perbankan yang kita kenal dewasa ini telah menjadi bagian dalam tradisi umat Islam yang semenjak zaman Nabi Muhammad SAW sudah diterapkan. Menerima titipan harta, memberikan pinjaman baik untuk kegiatan produktif maupun konsumtif, pengiriman uang, sudahlah lazim digunakan semenjak zaman Rasullullah. Baca lebih lanjut

Sejarah Perbankan di Dunia

Bank merupakan sebuah istilah yang berasal dari Italia yaitu Banque atau Banca yang berarti bangku. Istilah ini merujuk pada orang orang yang duduk untuk melakukan penukaran uang atau valuta asing (money changer). Awalnya hanya menjembatani penukaran uang pada zaman Rainaissans, namun dalam perkembangan aktivitas ini bukan hanya melakukan penukaran saja, seperti penitipan dan peminjaman.

Merunut pada penukaran uang, maka ini sudah terjadi semenjak zaman Babylonia (2000 SM) dimana kita mengenal isitilah Temples Of Babylonia, zaman Yunani (500 SM) kita mengenalnya dengan Greek Temple. Aktivitas yang terjadi disini yaitu melakukan penukaran uang. Mata uang Romawi (Konstantinopel) ketika itu diakui sebagai mata uang internasional. Baca lebih lanjut

Asal Mula Kegiatan Perbankan

Perbankan pada awalnya berkembang di kawasan daratan Eropa lalu meluas ke kawasan Asia Barat yang di bawa oleh kaum pedagang. Perkembangan dan penyebaran perbankan lebih masif ketika dibawa oleh bangsa Eropa saat  melakukan penjajahan ke negara di Asia, Afrika, maupun Amerika. Kegiatan awal dari perbankan di mulai dari usaha melakukan penukaran uang. Sehingga dalam sejarah perbankan, arti bank dikenal dengan meja tempat untuk menukarkan  penukaran uang yang dilakukan antar kerajaan yang satu dengan kerajaan yang lainnya. Kegiatan penukaran ini sekarang dikenal dengan pedagang valuta asing (Money changer). Baca lebih lanjut

Apa itu Perbankan

https://i2.wp.com/www.kemenkeu.go.id/sites/default/files/slider/uang3_0.jpg

Sejarah Perbankan Indonesia#1

(Ikuti artikel ini dengan mengklik kategori Sejarah Perbankan Indonesia, lihat urutan hastag untuk urutan artikelnya.)

Oleh: Rismiyadi

Apa itu Perbankan

Bank  UU  No.  10  Tahun  1998  Bank  adalah  badan  usaha  yang  menghimpun  dana  dari masyarakat  dalam  bentuk  simpanan  dan  menyalurkan  kredit  dan  atau  bentuk–bentuk  lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat banyak.

Definisi yang berasal UU No. 10 Tahun 1998 secara gamblang menjelaskan tugas dari Bank yaitu penghimpun dana dalam bentuk simpanan dan penyalur kredit yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Terlepas dari definisi yang ditunjukan oleh UU No. 19 Tahun 1998, fungsi bank secara umum yaitu: menerima simpanan, menyalurkan kredit, penukaran uang asing, ikut serta mengatur peredaran uang, dan menjaga kestabilan nilai uang. Asas yang dipergunakan dalam menyelenggarakan kegiatannya adalah azaz kehati-hatian.

Hasil gambar untuk perbankan

Uang-uang yang dititipkan oleh masyarakat (simpanan) kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat melalui peminjaman (kredit). Namun, kegiatan pokok bank berkembang semakin kompleks, mengikuti perkembangan zamannya.