Karl Marx: Riwayat Sang Pemikir Revolusioner

Tugas MK: Historiografi

oleh:

Rismiyadi (A1A108007)

Mutiani (A1A1080050)

Hedawati (A1A108018)

 

Biografi Karl Marx

Tidak ada seorang pemikir pada abad ke-19 yang memiliki pengaruh begitu langsung, permanen dan kuat terhaap umat manusia selain Karl Marx.

Karl Heinrich Marx, merupakan putra tertua dari pasangan Heinrich dan Henrietta Marx, dilahirkan pada tanggal 5 Mei 1818 di Trier Rheinland Jerman dimana ayahnya membuka praktek sebagai seorang pengacara. Daerah ini pernah dikuasai oleh Pancis dibawah Napoleon yang kemudian di serahkan ke Kerajaan Prussia melalui Kongres Wina.

Karl menamatkan sekolahnya di Trier pada usia 17 tahun. Pada tahun 1835 pada musim gugur dia atas saran ayahnya melanjutkan studi ke Universitas Bonn. Disini dia menemukan kebahagian, sebagaimana mahasiswa Jerman yang boros dan senang hura-hura, membuat Karl terlilit banyak utang. Sikapnya yang suka memberontak membuatnya beberapa kali ditahan oleh pihak yang berwenang. Pada musim panas 1836 dia meninggalkan Universitas Bonn, dan pada musim panas ditahun yang sama dia pindah ke Universitas Berlin.

Tahun-tahun yang dihabiskan oleh Marx sebagai mahasiswa di Universitas Berlin merupakan masa depresi yang luar biasa di kalangan intelegensi radikal Jerman.

Marx mengawali karir akademiknya sebagai seorang mahasiswa fakultas hukum dengan mengikuti perkuliahan Savigny tentang Yuripudensi dan Gans tentang hukum kriminal. Dua orang ini turut mempengaruhui pemikirannya.

Marx menjadi chief editor untuk jurnal  Rheinische Zeitungi karena jurnal ini radikal, dan terlalu menunjukkan kebencian terhadap pemerintah Jerman. Sikapnya yang mengkritik langsung, membuat Jurnal yang dipimpinnya memiliki banyak pelanggan, penyuaraannya terhadap kaum kecil (penanam anggur di Mosella, dan hukuman keras terhadap pencuri miskin terhadap kayu-kayu busuk dan sisa dihutan-hutan), kritik pedas yang dilontarkan oleh Marx membuat lembaga sensor bekerja keras.

Melihat kenyataan tidak infesiensi lembaga sensor Prussia, membuat Rusia melalui Kanselirnya mengirimkan nota keras (setelah kritik Marx dibaca oleh Kaisar Nicholas I tulisan “perang melawan Rusia merupakan pukulan terbaik yang bisa dilakukan atas nama kemerdekaan Eropa”), yang membuat pemerintah Prussia mengambil langkah membrendel Jurnal Rheinische Zeitung tanpa pemberitahuan pada April 1843.

Setelah mendapatkan gelar doktor dari Universitas Jena dengan sebuah Tesis yang berhasil dipertahankan mengenai matrialisme yang jauh lebih kabur daripada kebanyakan dari apa yang belakangan dikecamnya sebagai omong kosong khas idealis.

Pada bulan April 1843, Marx menikahi Jenny von Westphalen, yang melawan kehendak keluarga besar Jenny. Membuat perempuan muda ini meningkatkan kesetian yang menggebu-gebu. Dia mempersembahkan seluruh hidupnya untuk sang suami. Ditahun berikutnya, mereka jatuh miskin, Jenny menunjukkan heroisme moral yang besar dalam mempertahankan dan melindungi

Bulan November 1843, Marx meninggalkan Prusia dan dua hari kemudian dia tiba di Paris. Dua tahun kemudian dia menjadi terkenal dikalangan polisi, sebagai seorang komunis revolusioner yang tak kenal kompromi. Di Paris dia mengalami transformasi intelektual yang terakhir.

1844 merupakan tahun Marx bertemu dengan Enggels, seorang sahabat yang kemudian memperluas pemikiran Marx walau dia sendiri mempertahankan pemikirannya setelah Marx mangkat (menerbitkan buku Das Kapital).

1849 Marx tiba di London, dia berencana singgah hanya untuk beberapa minggu saja. Namun, kenyataanya dia harus menghabiskan usianya disana pada tahun 1883. Pengasingan intelektual dan sosial di Inggris

Bentuk Pemikiran Karl Marx

Marx tua menyadari bahwa Karl merupakan anak yang luar biasa dan sulit, Karl memadukan sikap keras kepala dan mau menang sendir. Marx tua merupakan seorang pengacara yang pemalu, hidupnya dihabiskan dalam kompromi-kompromi sosial dan personal, bingung, dan takut dengan sikap anaknya yang keras kepala. Tak mengherankan bila Marx tua terus menjalin hubungan yang intensif dan hangat hingga ia meninggal pada 1838.

Setelah melanjutkan studi dar Bonn ke Berlin, Marx mulai mengkritik lingkungan barunya. Berlin merupakan kota yang luar biasa besar, padat, modern, keras dan buruk, pretensius, dan amat sangat serius. Kota ini menjadi tempat bertemunya berbagai intelektual radikal yang berkembang menjadi oposisi dari birokrasi.

Savigny dan Gans merupakan orang yang sangat berpengaruh terhadap alur pemikiran Marx.

Savigny merupakan pendiri dan teoris terbesar aliran historis yurisprudensi, dan seorang yang antiliberal yang matang dan fanatik, seorang pembela absolutisme Prusia yang paling gigih di abad kesembilan belas.

Gans merupakan profesor hukum kriminal juga murid kesayangan Hegel, namun berbeda pandangan tentang pencerahan Prancis. Kuliah dan teori yang diberikannya, banyak melakukan kritik bebas terhadap berbagai lembaga hukum dan metode legislasi dalam kerangka nalar, tanpa bayang mistisme masa lalu.

Materialisme Sejarah merupakan sebuah paham dimana manusia dan alam bekerja, jika bila kita mengerjakan sesuatu yang tidak bisa kita kerjakan maka kita sama saja menggiring diri dalam sebuah kehancuran. Untuk itu diperlukan sebuah tindakan yang rasional, bebas memilih dalam melakukan berbagai tindakan, tetapi bila ada daya tarik yang membuat tindakan menjadi tak bebas, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat harus dibuat rasional, sehingga manusia bekerja untuk suatu dunia yang merdeka, yang keadaannya seimbang dan bertindak sebagaimana mestinya.

1847 Perkumpulan Komunis London, meminta Marx untuk menyusun sebuah pamflet yang berisikan pernyataan definitif dari keyakinan dan tujuan-tujuan perkumpulan tersebut. 1848 dokumen itu selesai dibuat, beberapa minggu setelah revolusi Prancis dokumen itu diterbitkan dengan judul The Manifesto of the Communist Party. Kalimat pembuka di bagian pertama, “Sejarah masyarakat sebelumnya merupakan sebuah sejarah pertentangan kelas.” Di semua perioden dalam memori tercatat umat manusia telah terpecahkan kedalam kelas yang mengeksploitasi dan kelas yang dieksploitasi, majikan dan budak, bangsawan dan rakyat jelata, dan pada zaman kita sendiri kelas proletar dan kelas kapitalis.

Dasar-dasar doktrin yang termuat dalam Manifesto Komunis, yaitu: (1) Keberadaan kelas (existence of class) hanya terikat dengan fase sejarah tertentu dalam perkembangan produksi; (2) bahwa perjuangan kelas menyebabkan adanya diktator proletar (dictatorship of the proletarian), (3) bahwa diktator ini sendiri hanya merupakan transisi kepada penghapusan semua kelas (abolition of all clases) dan kepada masyarakat tanpa kelas.

Buku Das Kapitalis akhirnya di terbitkan pada tahun 1867, ini menandai lahirnya era baru dalam sejarah sosialisme internasional dan dalam kehidupan Marx. Das Kapital membahas tentang proses produksi, yaitu, disatu sisi, hubungan antara mesin dan tenaga kerja manusia, dan di sisi lain, antara pekerja dan orang yang mempekerjakan  dan mengarahkan atau memimpin mereka.

Penerbitan Das Kapital pada akhirnya memberikan landasan intelektual yang pasti bagi sosialisme internasional sebagai gant dari sekumpulan gagasan yang tercecer, kabur, dan saling bertentangan.

Misi hidupnya adalah menyumbang dengan satu cara atau cara lain untuk menggulingkan masyarakat kapitalis… untuk menyumbang bag pembebasan kaum proletariat masa kini yang untuk pertama kalinya disadarkan oleh Marx akan kedudukan dan kebutuhan mereka, akan kondisi yang memungkinkan mereka mendapatkan kebebasan. Perjuangan adalah salah satu unsur Marx. Ia berjuang dengan semangat, kegigihan, dan keberhasilan yang hanya sedikit orang yang dapat menyamainya… dan karenanya menjadi orang paling dibenci dan paling banyak difitnah pada masanya… ia meninggal, dicintai, dipuja, dan ditangisi oleh jutaan teman pekerja yang revolusioner dari pertambangan di Siberia sampa pantai California, disemua tempat di Eropa dan Amerika…. nama dan karyanya akan terus abadi sepanjang zaman.

 

 

Pendapat kami tentang pemikiran Karl Marx

Pemikiran Marx mulai mendapakan tempat yang lebih mapan, setelah dia memindahkan diri dari Prussia ke Prancis. Di Paris, monarki di bawah Louis Philippe yang termasuk toleran, memberikan suaka bagi orang-orang buangan dan kaum revolusioner dari berbagai negara untuk berkumpul, namun dilarang untuk menunjukkan eksitensinya.

Manifesto Komunis dan Das Kapital merupakan buah karya dari Karl Marx yang membuatnya dikenang sepanjang masa oleh masyarakat dunia sekarang. Pemikiran ini tak bisa dilepaskan dari rasionalitas yang digunakan untuk melihat sejarah lebih objek. Baginya sebuah sejarah adalah aktivitas pertentangan kelas, dimana kelas atas selalu menekan kelas bawah, kelas minoritas menekan kelas mayoritas, pertentangan-pertentangan seperti ini menunjukkan bahwa manusia selalu memperjuangkan kebebasan, dan merindukan masyarakat tanpa kelas, suatu masyarakat yang merdeka dalam mengerjakan kegiatan. Untuk itu dia mencoba menjawab tekanan kaum kapital yang secara tersistem mengeksplotasi kaum buruh.

Melalui Manifesto Komunis dia mencoba menawarkan sebuah solusi agar penindasan yang dilakukan kaum kapital dan liberalis ini berhenti. Perubahan ini bisa dilakukan dengan cara menggerakan kaum buruh untuk melakukan revolusi guna menggulingkan kaum liberalis dan menciptakan tatanan nilai baru tanpa kelas. Dimana kepemilikan individu dilenyapkan dan diganti dengan kepemilikan bersama.

Geliat Karl Marx mencerminkan kondisi Eropa yang dilanda absolutisme, kecurangan, terutama setelah revolusi industri juga semakin intens melanda Eropa daratan. Revolusi Industri melahirkan banyak kaum buruh yang di bayar tak layak, maupun ketidakadilan hukum bagi mereka yang miskin. Suara-suara itu coba diteriakan oleh Marx, namun dia terusir dari Prussia dan menetap dikota dimana kaum radikalis berkumppul. Perkembangan intlektualnya semakin mapan saat dia bertemu Engeles, keduanya menjadi sahabat hingga Marx wafat.

Pada masa Karl Marx, sepanjang sisa umurnya dia berperang melawan kapitalis, guna membebaskan kaum buruh sedunia. Tak mengherankan bila Manifesto Politik ataupun Das Kapitalis menjadi kitab kaum sosialis.

Melihat kenyataan yang ada, wajar saja bila kematian Marx memberikan sentuhan yang dalam bagi para buruh. Pemikiran Marx inilah yang kemudian menjadi abadi seiring dengan nilai-nilai kebergunaan yang relevan sepanjang zaman. Bahkan teori Marx, masih di diskusikan sampai sekarang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s