LEGENDA DAN MITOLOGI BUKANLAH SEJARAH

Legenda-legenda, mitologi, semua yang bersifat irasional tersebut bukanlah sebuah sejarah karena tidak didukung fakta-fakta sejarah. Seperti yang kita ketahui, fakta sejarah ada 3, yaitu artefact, socefact, dan mentifact. Bila hal ini dikaitkan dengan legenda dan mitologi maka tidak akan ditemukan bentuk kebenarannya dalam bentuk konkretnya. Sebagai sebuah bentuk sejarah, legenda dan mitos tidak memenuhinya. Lalu kenapa menjadi sebuah sejarah? mudahnya saja, sejarah itu terjadi pada manusia. Legenda dan mitos bukanlah sejarah, tetapi masyarakat yang mempercayai legenda dan mitos tersebut menjadikan mitos dan legenda sebagai sejarah. Sejarahnya bukan terletak pada legenda dan mitos (ceritanya yang bersifat irasional), tapi pada masyarakat yang mempercayainya legenda dan mitos tersebut.

Misalnya saja, pada orang Banjar. Terdapat mitos Putri Junjung Buih. Putri Junjung Buih bukanlah fakta sejarah, tidak ditemukan 3 fakta sejarah di dalamnya. Justru yang menjadi sejarah adalah, orang Banjar yang mempercayai mitologi tersebut. Bagaiamana cerita putri Junjung Buih tersebut begitu menyerap dan merasuk ke dalam kehidupan masyarakat Banjar sekarang ini. Hal ini yang menjadikan Putri Junjung Buih menjadi bagian dari cerita perjalanan orang Banjar dari masa ke masanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s