Universitas Lambung Mangkurat (Sejarah Pendirian)

Reuni kesatuan TNI Divisi Lambung Mangkurat tanggal 3-10 Maret 1957 di Kandangan (Hulu Sungai Selatan) yang mempelopori perjuangan kemerdekaan di Kalimantan, telah membentuk Dewan Lambung Mangkurat dengan rencana kerja yang dititikberatkan kepada pembangunan daerah Kalimantan sebagai sumbangan lansung untuk pencapaian tujuan Negara dan bangsa Indonesia. Salah satu diantaranya ialah mendirikan sebuah almamater yang diberi nama Universitas Lambung Mangkurat.

Pada pertengahan tahun 1958 telah dikonkritkan persiapan kearah pembentukan Universitas tersebut, dengan membentuk:

  1. Paniti Persiapan Pembentuk Universitas Lambung Mangkurat diketuai oleh Let.Kol. H. Hassan Basry (waktu itu Kom. Kodam Kalimantan Selatan/Ketua Dewan Lambung Mangkurat), dengan tugas menyiapkan segala sesuatu yang bersangkut paut dengan universitas yang dimaksud. Panitia ini dibubarkan sesudah tanggal 21 September 1958, yaitu sesudah Universitas Lambung Mangkurat diresmikan pendiriannya. Sesudah tanggal 21 September 1958, yaitu sesudah Universitas Lambung Mangkurat diresmikan pendiriannya. Sesudah tanggal 21 September 1958 tugas panitia tersebut diserahkan kepada jajaran Perguruan Tinggi Lambung Mangkurat, yang diketua oleh H. Maksid (kepala Daswati I Kalimantan Selatan). Yayasan ini didirikan dengan akte notaris di Surabaya tanggal 2 pebruari tanggal 1959 No. 57.
  2. Dewan Kurator Universitas Lambung Mangkurat, yang mula-mula diketuai oleh Sarkawi, Gubernur Kalimantan Selatan dengan sekretarisnya H. Abdurrahman Ismail M.A. Selanjutnya diadakan perubahan-perubahan seperlunya, sesuai dengan keadaan.
  3. Pimpinan Universtas Lambung Mangkurat, yang terdiri dari:

Presiden                : Let. Kol. H. Hasan Basry

Wk. Presiden         : Majoor A.W. Sjahranie.

Sekretaris              : Drs. Aspul Anwar.

Pembentukan panitia yang diatas didahului dengan sebuah pernyataan yang berbunyi sebagai berikut:

Pernyataan:

Mengingat kemajuan pendidikan dewasa ini khususnya di Kalimantn dan hasrat untuk menyalurkannya kearah yang sebaik-baik dan secepat-cepatnya, maka sangatlah diperlukan mendirikan sebuah Universitas.

Sesuai dengan cita-cita, jiwa dan kepribadian masyakat didaerah ini, maka Universitastersebut diberi nama “Universitas Lambung Mangkurat”, berkedudukan untuk pertama kali di Banjarmasin.

Untuk pertama kali Universitas tersebut terdr dari 4 (empat) fakultas, yaitu:

  1. Fakultas Hukum
  2. Fakultas Ekonomi
  3. Fakultas Sosial dan politik
  4. Islamolog

Dalam perjalanan selanjutnya Universitas tersebut menghajatkan pengasuh dan penyelenggaraan kelancaranan dan kerapihan, yang mana sangat dibutuhkan kerja sama dan bantuan oleh masyarakat Kalimantan khususnya.

Oleh karena itu sangatlah diperlukan membentuk sebuah badan badan yang mengadakan persiapan-persiapan kearah yang disebutkan diatas sampai pada saat dimana Universitas tersebut dapat berjalan dengan perlengkapan sendiri. Pada saat itu badan yang dimaksud yang dimaksud dinyatakan bubar.

Badan yang dimaksud diberi ama Panitia Persiapan Pembentukan Universitas Lambung Mangkurat, berkedudukan untuk pertama kali di Banjarmasin dan susunannya adalah sebagai yang tersebut dalam lampiran ini.

Banjarmasin, 1 September 1959

Panitia Persiapan Pembentukan

Universitas Lambung Mangkurat

Ketua I,                                                           Sekretaris I,

ttd.                                                                   ttd.

Sarkawi                                                       Drs. Aspul Anwar

Lambang U.L.M

Lambang Universitas Lambang Mangkurat memuat:

Lukisan           : Burung Enggang, Gong, Lipan, dan Sinar.

Warna              : Merah/putih, kuning emas, dan hitam kebiru-biruan.

Tulisan             : Motto: Wadja Sampai Kaputing

Penjelasannya:

Gong               : diseluruh nusantara, sejak zaman dahulu Gong tergolong sebagai alat perlengkapan istana Raja, disamping dipergunakan sebagai salah satu alat bunyi-bunyian (terutama dalam pasangan gamelan). Sebagai alat bunyi-bunyian gong berfungsi memberi irama. Di zaman masa kerajaan-kerajaan dahulu gong dipakai juga sebagai alat penghimbau, alt pengelu-elukan rakyat dan alat untuk memberi alamat. Dalam suatu mythe disebutkan bahwa di masa Lambung Mangkurat, Pangeran Suryanata keluar dari laut pertapaan dalam sikap duduk diatas gong emas yang berlukiskan naga.

Kesimpulan:

  1. Ada hubungan dengan sejarah dan riwayat
  2. Alat kemegahan
  3. Alat memberil alamat
  4. Alat memberi irama

Burung Enggang   : dalam fauna burung Enggang Kalimantan bersifat spesifik dan berbeda paruhnya dengan burung-burung Enggang di Sulawesi. Hidupnya di pohon-pohon besar, ditengah pulau dan bersarang pada puncak pohon-pohon tersebut. Sayapnya kuat da warna bulunya hitam dan berkilau, menampakan warna biru tua kalau kena sinar.

Kesimpulan:

  1. Kekuasaan
  2. Dapat memandang jauh
  3. Hitam mencerminkan dalam (arti kejiwaan)

Lipan   : Lukisan lipan pada gong sebagai peringatan bahwa lambang raja-raja Kalimantan dimasa terakhir kebanyakan melukiskan lipan.

Sinar: dengan tidak menyampingkan arti lahir dan fungsi dari sinar, yakni pemberi kebahagian jiwa dan pemberi penerangan atau penjambaran ilmu kepada masyarakat.

Kesimpulan : sinar menimbulkan penerangan. Penerangan menimbulkan ilmu dan akal, ilmu dan akal untuk kebahagian nusa dan bangsa.

Lingkaran        : Lingkaran berari kebahagian.

Warna : merah dan putih : nasionalisme

Kuning keemasan : megah

Hitam : dalam (kejiwaan)

Motto: “waja sampai kaputing” usaha sampai akhir (vol-harding)

Perkemangan Fakultas

Jka pada pembukaannya tanggal 21 Septembert 1958 U.L.M, mempunyai 4 buah Fakultas, yaitu fakultas hukum, ekonomi, sosial dan politik, dan agama Islam, maka pada waktu dinegerikan tanggal 21 September 1960. U.L.M terdiri dari fakultas-fakultas hukum, ekonomi, sosial dan ilmu politik, dan pertanian, karena fakultas Agama Islam, yang dahulunya masuk lingkungan U.L.M mulai tanggal 15 Januari 1961 telah dibentuk menjadi Fakultas Syariah yang dimasukkan kedalam asuhan I.A.I.N. Presiden I.A.I.N. pada permulaan tahun kuliah 1961/1962, dibentuk pula fakultas baru, yaitu F.K.I.P, yang dijelmakan dengan mengintegrasikan semua kursus B.I. yang ada di Banjarmasin dengan jurusan-jurusan: Ilmu Past, Bahasa Inggris, Sejarah, da pendidikan jasmani. F.K.I.P ini buat sementara bertempat diperkampuangan pelajar Mulawarman, sedang fakultas pertanian yang mulai diadakan pada tahun 1961/1962 ini juga mengambil tempat di Banjarbaru.

  1. Fakultas Hukum

Fakultas ini didirikan bersamaan dengan pembukaan U.L.M. pimpinan fakultas ini dipegang oleh Mr. Soejono Hadidjo sebagai ketua dan Mr. Ong Tjong Hauw seagai sekretaris Fakultas.

  1. Fakultas Ekonomi

Fakultas ini telah ada pada waktu U.L.M didirikan dan pada waktu U.L.M. dinegerikan digabungkanlah kefakultas ini Akademi Perniagaan Kalimantan. Pimpinan fakultas sekarang dipegang oleh Mr. Soejono Hadijojo sebagai ketua dan Drs. Go Tjaw Tiong sebagai sekretaris.

  1. Fakultasn sosial dan politik

Fakultas ini berdiri seiring dengan peresmian berdirinya U.L.M yaitu pada tanggal 21 September 1958. pimpinan fakultas ini dipegang Drs. Aspul Anwar sebagai ketua dan Drs. Lie Han Po sebagai sekretaris.

  1. Fakultas Pertanian

Dengan kerja sama yang baik antara J.P.T.L.M panitia pendirian Fakultas Pertanian dan pimpinan Fakultas Pertanian Universitas Indonesia di Bogor, maka fakultas Pertanian U.L.M ini dapat dibuka dengan resmi pada tanggal 3 oktober 1961 yang bertempat di Banjar Baru. Sebagai penghormatan berkenan memberikan kuliah permulaan Prof.Dr.Ir. Tojib Hadiwidjaja, guru besar/ketua fakultas pertanian Universitas Indonesia, kuliah mana juga dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan.

  1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Ssebagai pelaksana pengintegrasian kursus-kursus B I/II kedalam FKIP maka kursus-kursus B I yang ada di Banjarmasin, ditimbang-diterimakan oleh kepala perwakilan Dep. P,D, & K. Kalimantan Selatan pada presiden U.L.M, baik mengenai inventaris, keuangan, pegawai-pegawai, dosen-dosen, dan mahasiswanya. Hal ini dilangsungkan pada tanggal 4 nopember 1961. pada waktu timbang-terima itu dilakukan, diadakan kursus-kursus B I yang ada ialah:

  1. Jurusan Bahasa dan Sastra Inggis.
  2. Jurusan Sejarah Budaya.
  3. Jurusan Penddikan Jasmani
  4. Jurusan Ilmu Pasti

Sumber: Kodam X/LM Membangun (peringatan ulang tahun Kodam X/LM yang ke empat, 1962)

2 thoughts on “Universitas Lambung Mangkurat (Sejarah Pendirian)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s