Apa itu Sejarah ?

Kalau Kue itu adalah ilmu, dan Donat adalah nama Kue maka sejarah adalah nama Ilmu.

Lalu, sebagai Ilmu tentu punya karakteristik. Dalam artian, sesuatu bisa dikatakan sejarah jika memenuhi beberapa syarat. Seperti, sebuah Donat bisa dikatakan Donat jika bentuknya lingkaran dan ada lubangnya, selain tersusun dari adonan tepung dengan balutan coklat atau cerres.

Sejarah itu peristiwa yang terjadi diwaktu yang lalu. Peristiwa itu bisa apa saja, sebagai contoh: Andi pada jam 10 siang berada di Kantin sekolah. Lalu apa yang terjadi sebelum jam 10? Jam 8-10 Andi belajar dikelas, jam 8-9 Andi belajar Matematika dan jam 9-10 Andi belajar Fisika. Jam 07.30-08.00 Andi bersih-bersih lapangan Sekola. Jam 7 Andi berangkat ke sekolah. Nah, rangkai peristiwa inilah yang disebut dengan sejarah. Jadi, siapapun punya sejarahnya masing.

Kalau begitu, apakah setiap peristiwa bisa dikatakan sejarah? Tentu saja iya jawabnya. Tapikan, kalau kita belajar disekolah-sekolah, peristiwa yang saya alami tidak dipelajari? Memang, tapi itu sejarah untuk mu sendiri. Peristiwa Sejarah itu tentu mempunya karakteristik untuk bisa dikatakan Sejarah.

Andai kita menuliskan sejarah kita setiap hari diatas kertas, apakah cukup bumi ini menampung? Tidakkan, nah hanya peristiwa yang penuh makna yang akan dicatat. Begini, Andi berumur 16 tahun. Andi tidak mungkin mengingat semua peristiwa yang terjadi sepanjang hidupnya, namun hanya peristiwa yang bermakna atau menarik yang diingat. Misalnya: saat dia masuk SD, saat di sunat, saat lulus SD, dll.

Sejarah juga begitu, hanya peristiwa yang bermakna yang diingat.

Misalnya: sejarah dunia, apa yang spesial terjadi dunia? Pada 4000SM di bangun Tembok Cina. Sementara peristiwa yang terjadi pada waktu yang sama tidak dicatat, karena tidak spesial atau bermakna.

Lalu, bagaimana kita tahu ini bermakna atau tidak? Sederhananya, berpengaruh gak bagi kehidupan manusia? Kalau sejarah dunia, berpengaruh gak bagi dunia? Kalau Sejarah Indonesia, berpengaruh gak bagi Indonesia? Jadi tingkat pengaruhnya tergantung dari dampak yang ditimbukan.

Misalnya: Revolusi Kemerdekaan Indonesia dan Malaysia. Revolusi kemerdekaan Indonesia menandai awal kembangkitan negara terjajah untuk merdeka setelah PD II, mendorong negara Asia dan Afrika untuk meraih kemerdekaannya. itulah yang menyebabkan Revolusi Kemerdekaan kita masuk dalam 4 revolusi paling bersejarah di muka bumi. Revolusi pertama itu Revolusi Industri di Inggris karena merubah dunia dengan ekspansi perdagangan, tujuan kolonialisme dan imperialisme. Revolusi yang kedua Revolusi Prancis, yang merubah dunia menjadi lebih demokratis dengan penggulingan negara kerajaan menjadi republik. Ketiga, revolusi Amerika yang mendorong terjadinya pergerakan nasionalisme disebuah negara untuk anti penjajah dan menjunjung tinggi keadilan serta persamaan hak.

Banding dengan Revolusi Kemerdekaan Malaysia, gak berdampak bagi dunia sehingga dunia tidak mengingatnya. Hanya Bangsa Malaysia, berbeda dengan Indonesia. Saat orang bicara tentang PD II, dan dampaknya bagi dunia. Maka Indonesia akan dicatat sebagai negara yang pertama merdeka.

Sampai sini, definisi Sejarah berarti peristiwa yang terjadi pada waktu yang lampau, dan memberikan dampak pada kehidupan manusia.

Bicara tentang dampak pada kehidupan manusia? Apakah setiap peristiwa yang memberikan dampak bagi kehidupan manusia bisa dikatakan sejarah? Jawabnya tentu saja bisa, asalkan memenuhi syarat atau karakteristik sejarah. Kalau Kue itu adalah ilmu, dan Donat adalah nama Kue maka sejarah adalah nama Ilmu. Lalu, sebagai Ilmu tentu punya karakteristik. Dalam artian, sesuatu bisa dikatakan sejarah jika memenuhi beberapa syarat. Seperti, sebuah Donat bisa dikatakan donat jika bentuknya lingkaran dan ada lubangnya, selain tersusun dari adonan tepung dengan balutan coklat atau cerres.

Nah seperti itulah Sejarah. Peristiwa yang terjadi diwaktu lalu selain berdampak bagi kehidupan manusia, tentu memenuhi syarat lainnya. Pertama: unik. Perisitiwa itu terjadi hanya sekali, gak pernah dengarkan Indonesia merdeka berulang kali. Walaupun diulang setiap tahun, dibaca ulang toh yang pure alias aslinya tetap yang 17 Agustus 1945. Nah, mengertikan sudah. Oke mungkin aja berulang, ambil kasus: kamu menjatuhkan pulpen dari ketigian, jatuh berulang kali apakah itu unik? Jawabnya iya, karena pas jatuh posisi setiap tangan tentu berbeda, nah itu dia yang beda. Tapi apakah bisa dikatakan bersejarah? Bisa, kalau berdampak bagi kehidupan manusia. Kalau yang pegang pulpen itu Napoleon yang mempertimbangkan serangan Prancis ke Belanda, kan berdampak bagi kehidupan manusia. Sebab terjadi invasi Prancis ke Belanda, yang berunjung pada kedudukan Deandels di Jawa yang berimbas pada pembangunan Jalan Anyer-Panarukan dan sekarang disebut Pantura. Nah dampaknya sampai sekarang. (Cuma misal aja.) Kedua: ada pembabakan waktu atau kronologi. Jadi, kalau 17 Agustus, tentu pembabakannya jelas pada 1945. Periode ini merupakan periode revolusi fisik mempertahankan kemerdekaan. Itulah kenapa Sejarah gak bisa lepas dengan tahun, kaya 17 Agustus 1945 itu kemerdekaan Indonesia, 1 Oktober 1965 Hari Kesaktian Pancasila. Pembabakan waktu itu harusnya sebuah keberlanjutan dan linear artinya gak ada pembabakan yang kosong, kan aneh peristiwa sejarah tahun 1970-1980 itu hilang. Maksudnya linear, pembabakan sejarah Indonesia II tahun 1300-1500 M, Sejarah Indonesia III 1501-1800 M, luruskan tanggalnga gak bengkok kalau Sejarah Indonesia III 1400-1800. Nah ada perbedaan, jadi masalah kalau penulis itu dibuku yang sama.

Tentang hafalan, apa guna dihafalkan? Bukannya angka tahun bisa dilihat dibuku, walau bagusnya memang dalam ingatan. Nah, kita itu mengambil maknanya, mengambil hikmah, karena itu tujuan kita belajar. Tapi kalau tujuan untuk tugas kuliah, biar lulus mata kuliah pengantar ilmu sejarah. Ya, sampai situ aja yang kita dapatkan.

Coba ambil kertas, dan jawab pertanyaan ini.

  1. Tanggal berapa Indonesia merdeka?
  2. Kenapa Indonesia merdeka 1945?

Jawabnya tentu tinggal buka sejarah, tetapi bukan itu. Kita harus memahami dan menangkap maknanya. Kita harus memahami kenapa peristiwa Rengasdengklok terjadi? Kita harus tahu, semangat apa yang membara dihati para Pemuda ketika itu. Tentu saja, pemuda sekarang berbeda dengan pemuda ketika itu.

2 thoughts on “Apa itu Sejarah ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s