Persamaan dan Perbedaan Konsstitusi RIS dan UUDS 1950

lambang negara RIS

Persamaannya:

Konsitusi RIS:

RIS yang merdeka berdaulat ialah suatu negara okum yang demokrasi… (dalam pasal I ayat 1).

UUDS:

Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat ialah suatu negara okum yang demokratis… (dalam pasal I ayat 1)

Konsitusi RIS:

RIS meliputi seluruh daerah Indonesia yaitu daerah bersama dan Satuan kenegaraan yang tegak sendiri. (Pasal 2).

UUDS:

Republik Indonesia meliputi seluruh daerah Indonesia (Pasal 2).

Konsitusi RIS:

Masuk dalam dan memutuskan perjanjian dan persetujuan lain hanya dilakukan oleh presiden dengan kuasa undang-undang federal.

UUDS:

Masuk dalam dan memutuskan perjanjian dan persetujuan lain, dilakukan oleh presiden hanya dengan kuasa undang-undang.

Konsitusi RIS:

Pertahanan Negara: Lebih spesifik disebutkan tentara republik Indonesia serikat bertugas melindungi kepentingan-kepentingan RIS (pasal 180 ayat 1). Pemerintah tidak menyatakan perang melainkan jika itu diizinkan oleh DPR dan Senat. Presiden ialah Panglima tertinggi tentara RIS. Pemerintah jika perlu menaruh tentara dibawah seorang panglima umum, mneteri pertahanan dapat ditunjuk merangkap jabatan itu.

UUDS:

Pertahanan Negara: Angkatan Perang Republik Indonesia bertugas melindungi kepentingan-kepentingan negara RI. Presiden tidak menyatakan perang melainkan jika hal itu diizinkan lebih dulu oleh DPR. Presiden memegang kekuasaan tertinggi atas APRI. Dalam keadaan perang pemerintah menempatkan AP dibawah seorang panglima besar.

Konsitusi RIS:

Sistem pemerinatahan parlementer. Kekuasaan perundang-undangan dilakukan oleh Pemerintah bersama DPR dan Senat.

UUDS:

Sistem pemerinatahan parlementer. Kekuasan perundang-undangan dilaksanakan antara pemerintah bersama DPR.

Perbedaannya:

Konsitusi RIS:

Mukadimah terdiri dari 4 alinea disebutkan: Kemerdekaan disusun dalam suatu piagam negara yang berbentuk Republik- Federasi (Alinea ke 3)

UUDS:

Mukadimah terdiri dari 4 alinea disebutkan: Kemerdekaan disusun dalam suatu piagam negara yang berbentuk Negara Republik-Kesatuan.( alinea ke4)

Konsitusi RIS:

Kekuasaan kedaulatan RIS dilakukan bersama antara pemerintah, DPR dan Senat. (dalam pasal I ayat 2).

UUDS:

Kedaulatan RI berada ditangan rakyat dan dilakukan oleh pemerintah bersama dengan DPR. (dalam pasal I ayat 2).

Konsitusi RIS:

Alat-alat perlengkapan negara dalam Konstitusi RIS terdiri dari : Presiden, Menteri-menteri, Senat, Dewan Perwakilan Rakyat, Mahkamah Agung Indonesia dan Dewan Pengawas Keuangan.

UUDS:

Alat-alat perlengkapan negara dalam UUDS 1950 terdiri dari : Presiden dan Wakil Presiden, Menteri-menteri, Dewan Perwakilan rakyat, Mahkamah Agung dan Dewan Pengawas Keuangan.

Konsitusi RIS:

Dalam RIS tidak disebutkan bahwa negara berdasarkan ketuhanan YME. Tidak ada pasal khusus yang mengatur jaminan bagi tiap penduduk untuk memeluk dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya.

UUDS:

Negara berdasarkan ketuhanan Yme (pasal 43 ayat 1). Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing.

Konsitusi RIS:

Konstituante dibentuk dengan jalan memperbesar DPR yang dipilih dan Senat baru yang ditunjuk serta anggota-anggota luar biasa sebanyak jumlah anggota biasa majelis.

UUDS:

Konstituante terdiri dari sejumlah anggota yang besarnya ditetapkan berdasar atas perhitungan setiap 150.000 jiwa penduduk warga negara Indonesia memiliki seorang wakil (pasal 135 ayat 1).

2 thoughts on “Persamaan dan Perbedaan Konsstitusi RIS dan UUDS 1950

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s