Perbedaan antara Cartoon dan Anime

Tak berjudul

ilustrasi

Sebenarnya ini merupakan hasil perdebatan aku dan teman, kami mempermasalahkan apakah Anime dan Cartoon itu beda? Terlepas secara etimologi alias asal kata, Anime dan Cartoon kami nyatakan berbeda. Beberapa yang menjadi point terpentingnya adalah

1.       Cartoon merupakan buatan barat atau Amerika, Eropa, dst. Anime merupakan buatan Jepang.

2.       Genre: Anime dan Cartoon sangat berbeda tentang ini. Kebanyakan cartoon diperuntukan untuk anak kecil, maksudnya lihat aja Ironman. Tokoh utamanya anak kecilkan? Lihat juga Transformer, sama masih diperankan anak kecil walau versi filmnya diperuntukan untuk dewasa. Di Anime sendiri, genrenya terbentang mulai untuk anak kecil kaya Doraemon, sampai yang bisa dikategorikan dewasa seperti “*en*ai” ya atau adegan penuh kekerasan seperti Elfen Lied.

3.       Alur cerita. Cartoon lebih sederhana, tokoh utamanya tidak berpikir rumit. Misalnya: ben ten, begitu ada musuh si Ben langsung berubah tuh sesuai dengan kebutuhanya. Dia gak rumit berpikirnya, ide ceritanya sederhana yaitu mengusir alien. Bandingkan dengan Gundam, cerita begitu kompleks dan rada susah untuk dipahami. Saya saja, belum begitu mengerti, tapi pertempurannya seru sekali untuk dinikmati.

4.       Cartoon biasanya berbasis saintis kaya X Man, Batman, Spiderman, dll. Ada penjelasan ilmiah untuk semua itu, walaupun tidak semuanya seperti itu. Ada penjelasan logikanya kenapa A begini dan B begitu. Lebih bersifat hiburan untuk anak-anak sampai remaja, sampai kalangan keluarga saja kaya Tarzan, Shark, Tom and Jerry dll.  Anime sendiri juga banyak yang saintis, tapi ide ceritanya lebih banyak seperti yang berbau fight kaya Sowrd Art Online, yang drama juga ada kaya Kiss X Sis, atau yang “Saga” kaya Naruto, Samurai X. Ataupun yang fantasi, kaya One Piece.

5.       Cartoon dan Anime lebih mendidik dari Sinetron Indonesia. Di Cartoon jarang ditemui kisah perselingkuhan, percintaan remaja yang lebay, ataupun perkelahian merebutkan perempuan dengan keroyokan. Ataupun kebenciaan karena cemburu, ataupun manusia bisa berkelahi dan naik naga didalam cerita yang secara logika tak disetting seperti itu. Ceritanya jarang dipanjang-panjangkan, kalau tokoh utamanya sudah gak ada. Di anime kita menemukan banyak kata-kata bijak, seperti “kekuatan itu menurutku adalah saat kau jatuh kau masih bisa terus bangkit.” Hinata (Naruto), “seiring dengan kekuatan yang besar, akan ada tanggung jawab yang besar.” Spiderman.

Ini hanya hasil debat saja aku dengan teman ku, mungkin ada yang tidak setuju. Oh iya, yang kelima itu saya kesal aja kenapa banyak Anime yang di gak bisa tayang di teve Indonesia apa di banned oleh KPI ditambah juga iklannya ya ampun, anime yang 40 menit jadi 30 menit, kebayang enggak tuh. Padahal sinetron Indonesia itu, “uma-uma liwar kisahnya.” Kata orang Banjar, hahaha😀

3 thoughts on “Perbedaan antara Cartoon dan Anime

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s