Cara Melupakan Cinta Kepada Kekasih (move on) ala Kijau

https://i1.wp.com/netciz.com/gambar/wp-content/uploads/Warna-Warni-Cinta.jpg

ilustrasi

Dalam berhubungan dengan orang lain. Kita melakukan apa yang disebut dengan interaksi sosial, yap interaksi sosial adalah kunci dari tips saya kali ini. Selama ini masalah hati selalu dibahas oleh seorang psikolog yang kadang memberikan kenangan-kenangan palsu untuk membuat anda bangkit dan melangkah maju. Gak ada yang salah, tapi ibarat orang yang ngebuat jebakan tikus. Memang yang paling bagus itu jebakan tikus yang bisa menangkap tikus yang cepat, dan paling canggih. Stop berpikir begitu, kita coba pakai racun tikus, atau metode lainnya untuk membasmi tikus misalnya dengan menernakkan kucing. Kekek :

Anda yang sedang patah hati, galau, dan ingin melupakan mantan kekasih yang menyakitkan hati. Yap, gak ada salahnya kalau kamu baca artikel ala Kijau (kuninghijau.wordpress.com). Saya gak makai tips yang menjlimet, ataupun semacam copas sana sini. Saya pakai pendekatan sosiologi untuk kasus patah hati kali ini. Hohoho…

Okelah, langsung aja ya. Patah hati itu bikin galau, tanpa konsensus ataupun sensus semua orang akan sependapat dengan hal ini. Ini merupakan hal yang kodrati, karena dipastikan semua orang juga merasakan hal yang sama, patah hati, galau, dan serasa ingin bunuh diri wkwkwk.

Dalam berhubungan dengan orang lain. Kita melakukan apa yang disebut dengan interaksi sosial, yap interaksi sosial adalah kunci dari tips saya kali ini. Selama ini masalah hati selalu dibahas oleh seorang psikolog yang kadang memberikan kenangan-kenangan palsu untuk membuat anda bangkit dan melangkah maju. Gak ada yang salah, tapi ibarat orang yang ngebuat jebakan tikus. Memang yang paling bagus itu jebakan tikus yang bisa menangkap tikus yang cepat, dan paling canggih. Stop berpikir begitu, kita coba pakai racun tikus, atau metode lainnya untuk membasmi tikus misalnya dengan menernakkan kucing. KekekšŸ˜€

Racun tikus memang bisa melupakan cinta, namun efek sampingnya kadang membuat anda berada dalam keadaan imajinasi selamanya. Hohoho, lanjut ke intinya. Interaksi sosial merupakan sebuah proses sosial di mana individu melakukan hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok. Hohoho… Karena masalah cinta itu masalah pertautan hati, dalam kasus ini antara dua hati tanpa provokasi dari orang ketika atau geng yang sok peduli namun cuma bisa bilang ā€œtegarkan hati muā€. Dan bilang dia bukan jodoh mu. Hohoho. Well… sebenarnya tips ini berlaku juga untuk kamu yang patah hati karena orang ketiga ataupun karena permusuhan dengan gengnya wkwkwk

Untuk memahami rasa sakit yang tak terlukiskan itu, kita harus melihat dengan hati yang tulus. Dalam interaksi sosial kita tahu ada 2 syarat interaksi sosial, apa kamu tahu? Teng tong teng tong, gak tahu apa gak ingat? Oke deh, syaratnya itu adalah kontak sosial dan komunikasi sosial. Itulah syaratnya, artinya jika kamu patah hati dan mau move on serta melupakan dia yang membuatmu seperti seakan mati. Yayaya, caranya dengan berhenti melakukan kontak dan komunikasi sosial dengannya. Setidaknya untuk sementara waktu sampai kamu merasakan bahwa hati mu cukup kuat untuk menjadi teman atau tidak mengenalnya sama sekali di dalam hidupnya.

Kontak di sini sebenarnya sangat ribet untuk dijelaskan, namun pengiriman isyarat padanya, selisih pandang, ataupun mengetahui kabarnya juga bisa dikatakan sebagai kontak sosial loh. Hindari hal itu, jangan lakukan kontak sosial dengannya dengan media apapun fb, twitter, instagram, dll. Kontak di sini bukan berarti dia menghubungi kamu atau kamu menghubungi dia. Kalau itu mah sederhana banget kaleee, kamu di fb tidak menampilkan statusnya melalui pengaturan kalau gak mau memblokirnya. Pokoknya jangan sampai interaksi sosial terjadi deh.

Komunikasi sosial, hoho komunikasi di sini bukan berarti kamu ngobrol atau bicara. Kalau yang kaya gitu anak sd juga tahu wkwkwkwk… komunikasi itu proses penafsiran atas tindakan dan perasaan. Haha, penafsiran tindakan dan perasaan, yap yap yap… misalnya kamu ngasih ancungan jempol kepada teman mu (bukan di fb ya hoho), disitu kamu sudah melakukan komunikasi sosial kan. Penafsiran perasaan itu lebih halus lagi, karena sejumlah tindakan dapat kita tentukan bagaimana perasaan itu menyertainya. Hohoho… misalnya: ā€œaku benci kamu….ā€ Dia bilang begitu, mas bro/mbak sist, apa yang disampaiakan oleh lisan, tapi perasaan yang menyertainya tidak akan berbohong. Ketika kamu dengan kata seperti itu, jangan simpulkan dia benci kamu, hadoooohhh anak sd juga berpikir kaya gitu kaleeee…

Kamu harus merasakan perasaannya, dia bisa saja ngomong begitu karena sayang ke kamu. Dia bilang begitu, agar kamu membencinya lalu bisa mengehentikan cinta mu itu kepadanya. Sehingga dia menanggung semua benci mu, itu. Ā Kembali ke komunikasi tadi, artinya jangan pernah melakukan komunikasi dengannya termasuk jangan mengingatnya dan melakukan penafsiran. Mungkin sebagian orang percaya, kalau orang yang jatuh cinta dan hatinya menyatu itu memiliki kekuatan telepati yang saling menghubungkannya. Hahaha (jangan terlalu dipercaya yang telepatinya hoho.)

Hentikan interaksi sosial dengan mantan mu, kamu harus memberikan kesadaran buatan kepada otak mu yang mengendalikan pemikiran dan perasaan mu itu. Bahwa secara kodrat, membenci dan mencinta itu adalah hal yang wajar, patah hati dan cinta itu adalah asal kesedihan dan kebahagiaan.Ā  Relakanlah, hilangkan benci dihati mu karena pada dasarnya benci adalah cinta yang tersembunyi saja. Ibaratnya itu antara kerja sama dengan konflik, jika cinta adalah kerja sama dua hati maka konflik adalah pertentangan dua hati. Misalnya kerja sama, seorang petarung pun menghunuskan pedangnya untuk menyerang, sebenarnya mereka kerja sama untuk saling menyerang. Pada intinya adalah sama namun dalam definisi yang berbeda. Itulah cinta yang deritanya tiada akhir. Demikian tips dari kijau, thanks udah ngebaca jangan lupa tinggalkan komen untuk masukan. Oh iya, komentar yang mengarah kepada konflik, kontravensi, gak akan saya tampilkan hohoho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s