Tips Memilih Power Bank

url

ilustrasi saja

Sekarang ini kita sering menjumpai orang yang menggunakan power bank atau gardu listrik berjalan. Bagi saya membawa power bank itu seperti orang yang gak bisa mengatur waktu. Apakah kita sebegitu adiktifnya dengan ponsel sehingga perlu power bank agar kita hape yang genggam bisa selalu kita gunakan.

Namun, saya kemudian sadar. Ada yang salah dengan apa yang saya pikirkan, saya ada kuliah lapangan di hutan. Di sana saya perlu power bank, bukan untuk mencharger tapi untuk menjadi senter. Dalam perjalanan jauh, saya butuh power bank karena susah mencari colokan listrik. Atau saat saya sibuk, saya gak sempat mencharger karena saat sampai rumah saya lelap tidur, dan bangun langsung going lagi. Saya butuh mencharger tanpa mencolok ke charger. Belum lagi kalau mati lampu, di Indonesia ini yang namanya daerah lumbung energi masih juga sering mati lampu.

ilustrasi

ilustrasi

Berikut ini beberapa tips dalam memilih power bank, semoga bermanfaat:

  1. Perhatikan merk dari power bank yang anda gunakan. Gak lucu kalau Indofood bikin power bank, lalu anda membelinya. Anda harus perhatikan itu, pada umumnya selain produsen smarphone dan battery, perusahaan elektronik juga membuatnya. Namun jika anda tidak ada pilihan karena power bank yang ditawarkan dari merk yang gak dikenal. Minta saran dari penjualnya. Setidaknya pengalaman penjual menjadi acuan anda, plus lihat garansinya. Kalau dia menawarkan cuma 1 bulan, ya salam jangan dibeli. Produk kaya ginian, umumnya garansi mulai dari 6-12 bulan. Tanyakan juga jaminan garansinya. Makin mudah untuk garansi, makin bagus itu power bank. Paling bagus sih, kalau direfrensikan oleh teman anda. Karena review dari teman juga menunjukkan kualitas dari produk tersebut.
  2. Kapasitas batrainya. Ini bisa dilihat melalui volumenya, harusnya makin besar kapasitasnya makin besar juga ukurannya. Beratnya juga berpengaruh, ibarat botol air makin banyak isinya botolnya makin besar, dan makin berat. Jangan terpengaruh bahwa power bank anda lebih ringan dari yang ukuran 5200 MaH tapi tertulis 10400. Mau dia tipe baterai polimer atau tipe baterai Li-Ion. Pada umumnya, harga selalu berbanding lurus dengan kualitas. Kalau kapasitas 5200 dijual 400 ribu, nah patut dicurigai kalau ada power bank dengan harga 200 ribu tapi kapasitasnya sama.
  3. Dimana anda beli. Ini pentingloh, semakin terpercaya tempat anda beli baik karena dia adalah sentra penjualan ponsel atau dia merupakan tempat penjualan resmi produk tertentu. Anda harus sadari, bahwa di lokasi penjualan samsung gak mungkin ada barang abal-abal alias kw yang dijual. Pada intinya itu, anda harus yakin bahwa barang yang anda beli itu bagus karena reputasi penjualnya bagus juga.
  4. Anda gak cuma beli “gardu listrik” tapi juga “lampu jalanan”. Kamu harus sadari, beli power bank harus punya nilai tambah saat digunakan. Tidak hanya bisa digunakan untuk mencharger tapi juga untuk keperluan lainnya. Pertimbangkan ini saat beli, kemudahan dalam navigasi juga penting loh. Maksudnya, indikator batrainya itu kalau bisa ada lcd bukan cuma kerlap-kerlip lampu gitu.

Semoga bermanfaat, bahan tulisan ini dari berbagai sumber. semoga anda mendapatkan power bank yang pas untuk kantong dan keperluan anda ya.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s