Jenis-Jenis Pasar

20140208_151221

Book Fair merupakan contoh Pasar Insidential

Barang yang diperjualbelikan di dalam pasar dapat berupa apapun mulai dari ikan, sayur-mayur, jasa angkutan, uang, dan tenaga kerja. Setiap barang yang bernilai ekonomi memiliki pasarnya sendiri-sendiri. Pasar terbagi dalam beberapa jenis, dengan patokan yang berbeda. Berikut ini beberapa jenis pasar, dengan kriteria tertentu:

– Berdasarkan luasnya:

– Pasar setempat (lokal)

– Pasar regional (pasar yang mencakup beberapa daerah tertentu)

– Pasar internasional atau pasar dunia.

– Berdasarkan barang-barang yang ada di pasar:

– Pasar konkret. Contohnya: pasar buah, pasar beras, pasar ikan, dll. Termasuk juga berbagai jenis toko, kios, warung, tukang rujak, tukang es krim. Pasar diartikan sebagai keseluruhan permintaan dan penawaran atau jasa tertentu. Disini faktor lokasi diperhitungkan.

– Pasar abstrak. Contohnya: pasar uang, pasar modal, pasar karet, dll. Barang yang diperdagangkan biasanya hanya berupa replika dari barang sesungguhnya. Misalnya: penjual karet hanya menunjukkan contoh dari barang yang dijual, sementara barang yang sesungguhnya berada di gudang. Pasar ini biasanya juga disebut dengan bursa barang, termasuk didalamnya jual beli online. Penjual dan pembeli yang tidak bertemu, membuat barang yang ditawarkan memiliki standar tertentu. Pasar jenis ini tidak lagi terikat kondisi geografis.

– Berdasarkan faktor produksi, pasar dibedakan atas: pasar output dan pasar input. Pasar output merupakan pasar yang menjual hasil produksi seperti pasar beras, sayur-mayur, pasar sepatu. Pasar modal, pasar tenaga kerja, pasar tanah, termasuk dalam pasar input. Di pasar output produsen bertemu dengan konsumen, dan harga dari berbagai macam barang di tentukan. Pasar input peranan produsen di pasar output berubah menjadi konsumen dan konsumen di pasar output berubah menjadi produsen.

– Berdasarkan waktu:

– Pasar insidental. Pasar yang terjadi sewaktu-waktu karena terjadi keramaian di sebuah lokasi, misalnya: ketika terjadi resepsi pernikahan, maka lokasi ini dipadati berbagai penjual makanan ringan, sehingga membentuk pasar.

   – Pasar menetap. Pasar ini bersifat permanen, misalnya pasar kompleks, pasar harian.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s