Sejarah Perbankan di Dunia

Bank merupakan sebuah istilah yang berasal dari Italia yaitu Banque atau Banca yang berarti bangku. Istilah ini merujuk pada orang orang yang duduk untuk melakukan penukaran uang atau valuta asing (money changer). Awalnya hanya menjembatani penukaran uang pada zaman Rainaissans, namun dalam perkembangan aktivitas ini bukan hanya melakukan penukaran saja, seperti penitipan dan peminjaman.

Merunut pada penukaran uang, maka ini sudah terjadi semenjak zaman Babylonia (2000 SM) dimana kita mengenal isitilah Temples Of Babylonia, zaman Yunani (500 SM) kita mengenalnya dengan Greek Temple. Aktivitas yang terjadi disini yaitu melakukan penukaran uang. Mata uang Romawi (Konstantinopel) ketika itu diakui sebagai mata uang internasional.

Perkembangan perbankan pun semakin pesat karena tidak bisa dilepaskan dengan perkembangan perdagangan. Bank-bank sudah mulai dikenal di Benua Eropa adalah Bank Vanesia pada tahun 1171. 1320  berdiri Bank of Genoa dan Bank of Barcelona.

Di Inggris sendiri bank pada awal berdiri merupakan sebuah firma yang berdiri tahun 1690. Tujuan berdirinya Firma ini adalah untuk melakukan pembiayaan pembangunan kembali armada angkatan laut Inggris. Pemerintah Inggris tidak memiliki pendanaan untuk hal tersebut, atas gagasan dari William Paterson serta direalisasikan oleh Charles Montagu dibuatlah lembaga intermediasi keuangan dalam upaya untuk memenuhi pembiayaan tersebut dalam 12 hari.

Nampaknya perkembangan Bank ini merupakan usaha dari negara- negara di Eropa dalam usahanya melancarkan kegiatan perdagangan perbedaan mata uang kemudian dilakukan konversi satu mata uang ke mata uang lainnya (money changer). Nampaknya tujuan awal dari berdirinya bank pada abad pencerahan merupakan intermediasi keuangan yang dipergunakan untuk melakukan pembiayaan armada perang untuk melakukan kolonialisme dan imperialism.

Sejarah dari Perbankan di Indonesia tidak terlepas dari era Hindia Belanda. Bank-bank yang ada pada masa itu yaitu:

  1. De Javasche NV
  2. De Pst Paar Bank
  3. De Algemenevolks Crediet Bank
  4. Nederland Handles Maatscappij (NHM)
  5. Nationale Handle Bank (NHB)
  6. De Escompto Banka NV.

Bank milik pribumi maupun milik bangsa asing:

  1. Bank Nasional Indonesia
  2. Bank Abuan Saudagar
  3. NV Bank Boemi
  4. The Charteredbank of India
  5. The Matsui Bank
  6. The Bank of China
  7. Batavia Bank

Secara singkat kita bisa melihat beberapa bank yang dilakukan nasionalisasi oleh pemerintah Indonesia, yaitu:

  1. Bank Negara Indonesia yang di dirikan pada 5 Juli 1946 yang kita kenal dengan BNI 1946.
  2. 22 Februari 1946 Bank De Algemene Volk Crediet atau Syomin Ginko menjadi Bank Rakyat Indonesia.
  3. Bank Surakarta MAI (Maskapai Adil Makmur) tahun 1945 di Solo.
  4. Bank Indonesia di Palembang tahun 1946.
  5. 1946 di Medan Bank Dagang Indonesia berdiri.
  6. Indonesia Banking Corporation tahun 1947 di Yogyakarta berdiri dan kemudian menjadi Bank Amerta.
  7. NV Bank Sulawesi di Manado di tahun 1946.
  8. Bank Dagang Indonesia NV di Banjarmasin tahun 1949.
  9. Kalimantan Corporation Tranding di Samarinda di tahun 1950 kemudian merger menjadi Bank Pasifik.
  10. Bank Timur NV di Semarang berganti nama menjadi Bank Gemari, yang kemudian merger menjadi Bank Central Asia (BCA) tahun 1949.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s